Pesona Wisata Sumbar dalam Bingkai Pulang Basamo (1)

  • Share

SEKALI merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Pulang Basamo menjadi momen penguatan tali silaturahim dunsanak. Apalagi jika kemasannya dalam format berwisata menjelajahi tanah leluhur nan elok penuh pesona.

Itulah yang terjadi pada acara Pulang Basamo keluarga suku Tanjung Bani Nilam Caya-Abdul Samad dari Bungus Teluk Kabung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pulang Basamo naik bus Jakarta-Padang itu sukses terselenggara pada 10-11 September 2025.

Lalu, rombongan maraton berwisata ke berbagai destinasi unggulan selama enam hari berikutnya. Keluarga dari rantau dan tanah leluhur berbaur ikut serta. Yang datang bergembira. Yang kedatangan pun bersuka cita.

Pakar komunikasi dan motivator Aqua Dwipayana menyeponsori mudik bareng keluarga besarnya itu. Dia salah satu cucu Nilam-Samad dari garis Ibunya, almarhumah Asmi Samad. Dalam sistem kekerabatan, masyarakat Minangkabau, Sumbar, menganut garis ibu (matrilineal).

BACA JUGA:   Perjuangan Halimah Mencerdaskan Anak Pulau Tabuhan
Pulang Basamo – Sponsor dan Motor Pulang Basamo Aqua Dwipayana (kanan) dan Ikhsyat “Adek” Syukur (kiri) di Pantai Mandeh, Pesisir Selatan, Sumatera Barat (12/9/2025). Adik-Kakak itu mengapit saudara perempuan mereka, Ratna “Ibet” Bektiaty. (Nurcholis MA Basyari/Edukasiindonesia.id)

Dua Cabang Keluarga

Aqua punya empat kakak kandung dari pasangan Asmi Samad-Syaifuddin (alm). Dua kakak tertuanya telah tiada. Adapun Dua kakak di atasnya ikut dalam rombongan Pulang Basamo. Mereka ialah Ikhsyat “Adek” Syukur dan Ratna “Ibet” Bektiaty.

Adek menetap di Surabaya, Jawa Timur. Ibet tinggal di Bogor, sekota dengan adik bungsunya.

Nanda Novriandri ikut mewakili keluarga almarhumah ibunya, Ana Pamelawati. Amel, panggilan almarhumah, adalah kakak kandung Adek.

Dalam rombongan, ikut pula suami, anak-cucu, dan menantu Non Samad, kakak perempuan Ibunda Aqua. Mereka ialah Dodi Rinaldi bersama tiga anaknya. Yakni, Rifqi Assiddiqie, Dhia Kesuma, dan Diva Qamara. Mereka tinggal di Sidoarjo, Jawa timur.

BACA JUGA:   Disharmoni Hukum Hambat Penanganan kasus Pencucian Uang, Butuh Penyidik Bermoral Tinggi

Dua adik kandung dan ipar serta kemenakan Dodi juga ikut. Mereka ialah Alfianti dan suaminya Zainal Prawiranegara serta dua anak mereka, Alfiazahra dan Andico Alvinaro.

Selain itu, ada Nova Kristeller dan istrinya, Yalla Sinasri. Anak semata wayang mereka, Bidadari Kristeller juga ikut. Bidadari saat ini duduk di kelas 7 SMP.

Tidak ketinggalan, Zainal Usman turut pula dalam rombongan Pulang Basamo. Kakek 93 tahun satu bulan itu adalah suami Non Samad. Opa Zainal tergolong masih kuat fisiknya. Penglihatan dan pendengarannya juga masih bagus. Merokoknya masih kuat, kebiasaan yang tidak “menurun” kepada anak-anaknya.

Keberadaan Opa Zainal menjadi hiburan tersendiri bagi para peserta mudik bareng. Tindak tanduknya kerap mengundang canda dan bikin tertawa.

BACA JUGA:   Pulang Basamo di Luar Pakem Ala Aqua
Tonggak Sejarah Keluarga – Zainal Usman (berpeci) bersama anak-menantu dan cucu buah perkawinannya dengan Non Samad. Mereka berfoto di depan rumah keluarga di Bungus, Padang, Sumatera Barat (16/9/2025).

Empat Rosali dan Dua Rosul

Saya dan istri, Yayah Nuriyah, ikut rombongan atas undangan Aqua. Demikian pula Arsyam Effendi, teman Aqua di SMA N 2 Pematang Siantar, Sumatera Utara. Ibet juga mengajak temannya, Ratih “Ayu” Rahayu.

Saya, Yayah, Arsyam, dan Ayu memang tidak punya pertalian darah dengan dua cabang keluarga tersebut. Namun yang jelas, kami bukanlah romli alias rombongan liar. Kami berempat adalah rosali alias rombongan sahabat yang sudah seperti famili.

Sementara itu, istri Aqua, yakni Retno Setiasih menyusul bergabung Jumat (12/9/2025). Adapun putra semata wayang mereka, Savero Karamiveta Dwipayana, Sabtu (13/9/2025). Ibu dan anak itu masuk rombongan yang menyusul alias rosul. BERSAMBUNG…. (Nurcholis MA Basyari)

  • Share