REKRUTMEN TERBUKA: Journalism Fellowship on CSR 2025 Batch II

  • Share

JAKARTA, edukasiindonesia.id – Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) berkolaborasi dengan Tower Bersama Group (TBIG) kembali menggelar fellowship pelatihan jurnalistik.

Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari mengatakan program bertajuk Journalism Fellowship on CSR (JFC) 2025 angkatan (batch) kedua ini akan mulai bergulir awal September 2025. Pelatihan yang memadukan teori dan praktik ini terbuka untuk wartawan media cetak dan situs berita (siber).

Sebelumnya, JFC Batch I sukses terselenggara pada 11 April-15 Mei 2025 secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Peserta JFC Batch I berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah Jawa, Sumatra, Sulawesi, NTT, dan Papua.

Para peserta Journalism Fellowship on CSR Batch I berfoto bersama setelah penutupan program di Rumah Batik TBIG Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (15/5/2025).

“Pelatihan ini tidak hanya membekali peserta pengetahuan teoritis tentang jurnalistik. Lebih dari itu juga menekankan keterampilan praktis sebagai wartawan di era multiplatform ini,” kata Nurcholis.

Nurcholis yang juga Ahli Pers Dewan Pers itu berharap pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalitas wartawan. Wartawan profesional memiliki keterampilan dan pengetahuan jurnalistik serta menjunjung tinggi etika profesi, yakni Kode Etik Jurnalistik.

BACA JUGA:   Diikuti Ratusan Pelajar, PMI Kota Batam Gelar Orientasi PMR Secara Virtual

GWPP menyadari pentingnya pendidikan dan pelatihan, termasuk bagi kalangan wartawan. Pendidikan -selain kesehatan dan ekonomi- merupakan sektor kunci yang sangat strategis dalam memajukan negara dan menyejahterakan masyarakat. Pendidikan merupakan titian dan tangga menuju peningkatan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat suatu bangsa.

“Dalam konteks itu, kami juga meyakini wartawan memiliki peran yang juga tidak kalah strategisnya guna mewujudkan harapan mulia itu. Di tengah tantangan berat yang media hadapi saat ini, pelatihan JFC makin menunjukkan urgensi dan relevansi,” ujar Nurcholis, yang juga asesor uji kompetensi wartawan (UKW).

Program JFC 2025 Batch II

Program JFC Batch II direncanakan berlangsung secara daring dan luring selama satu bulan pada September hingga awal Oktober 2025. Selama mengikuti Fellowship ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan di bidang jurnalistik, tetapi juga menerima tunjangan dalam bentuk beasiswa.

BACA JUGA:   Kiat Menulis Features: Gaya Narrative Writing (Bagian ke-3)

Adapun kegiatannya meliputi pelatihan, praktik, dan pendampingan (coaching & mentoring). Selama mengikuti Fellowship ini, peserta harus berstatus wartawan aktif. Para peserta berkesempatan untuk berinteraksi dengan para fasilitator berpengalaman dan para pemangku kepentingan penopang ekosistem pendidikan/CSR, baik pada tataran kebijakan, akademik, maupun praktisi di berbagai tingkatan.

Sebelumnya, GWPP sukses menggelar Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) pada 2021-2022. Peserta pelatihan jurnalistik FJP GWPP itu khusus wartawan, baik media cetak maupun siber atau online. Program pelatihan jurnalistik tersebut berdurasi tiga bulan per angkatan, yang masing-masing pesertanya 15 orang. Mereka para wartawan terseleksi dari media nasional di Jakarta dan berbagai daerah di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Maluku.

Beberapa peserta JFC Batch I berfoto bersama Direktur GWPP Nurcholis MA Basyari (tengah). Para peserta menerima sertifikat saat penutupan JFC Batch I di Rumah Batik TBIG di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (15/5/2025).

FJP GWPP 2021-2022 terselenggara dalam lima angkatan (batch). FJP batch I hingga IV terselenggara atas kolaborasi GWPP dengan PT Paragon Technology and Innovation. Adapun untuk penyelenggaraan JFC 2025, GWPP berkolaborasi dengan PT Tower Bersama Infrastruktur (TBIG).

BACA JUGA:   Pelepasan Peserta Fellowship Jurnalisme Pendidikan Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan Batch III

Syarat Peserta Journalism Fellowship on CSR 2025 Batch II

  1. Wartawan yang meliput bidang atau menangani halaman/rubrik/kanal pendidikan, kesehatan, humaniora, lingkungan, atau ekonomi.
  2. Memiliki sertifikat uji kompetensi jenjang Wartawan Muda atau berpengalaman sebagai wartawan minimal dua tahun dan maksimal lima tahun.
  3. Mendapatkan izin/rekomendasi tertulis dari kantor/institusi tempatnya bekerja sebagai wartawan.
  4. Mendapatkan surat komitmen dari pemimpin redaksi atau atasan yang berwenang mewakili redaksi, yang menerangkan bahwa peserta akan mendapatkan ruang untuk menuangkan karya jurnalistiknya selama mengikuti program ini.
  5. Berkomitmen penuh mengikuti program Journalism Fellowship on CSR 2025 yang diselenggarakan oleh tim GWPP, termasuk melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh mentor.
  6. Menyertakan CV, kartu pers, dan kartu UKW (jika ada).
  7. Mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh panitia pada tautan bit.ly/RekrutmenJFC2025.

Pendaftaran peserta terbuka hingga 19 Agustus 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi: indonesiagwpp@gmail.com atau Amel di 0855-8015-996.

  • Share