JAKARTA, EdukasiIndonesia.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia tahun ini.
Mengawali komitmen tersebut, perusahaan jasa infrastuktur komunikasi itu menerima kunjungan siswa SMK Fatahillah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat ke Rumah Belajar dan TBIG LAB, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan industri siswa SMK itu merupakan keberlanjutan Program Kurikulum Unggulan TBIG. Tujuannya, membantu pemerintah dan masyarakat meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan yang selaras dengan kebutuhan industri.
“Melalui kegiatan ini, siswa dan guru SMK mendapatkan pengetahuan serta keterampilan yang saat ini digunakan oleh perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Program ini memberikan kesempatan berharga bagi peserta untuk mempersiapkan diri agar siap bekerja di sektor yang berkembang pesat,” jelas Chief of Business Support Officer TBIG Lie Si An.
Program Terbuka
Lie Si An menambahkan bahwa program ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan terbuka bagi SMK lain yang berminat untuk bergabung. “Ini merupakan bagian dari komitmen kuat perusahaan untuk membantu siswa sekolah vokasi memiliki kompetensi serta daya saing yang baik sehingga peluang mereka untuk bekerja sebagai tenaga profesional semakin terbuka.”
Pelatihan awal tersebut berlangsung selama satu hari penuh di bawah bimbingan tenaga ahli internal TBIG. Pesertanya lima orang guru dan 61 siswa dari SMK Fatahillah Cileungsi.
Sementara itu, Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi mengatakan perusahaan meyakini pendidikan vokasi harus senantiasa beradaptasi dengan dinamika perkembangan industri telekomunikasi.
“Di sinilah kekuatan dan relevansi program Kurikulum Unggulan TBIG. Melalui pemberian pengetahuan praktis terkait teknologi fiber optik serta operasional industri terkini, kami berharap para siswa dapat lebih siap dengan keterampilan yang relevan sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas di sektor telekomunikasi. Ini mungkin terlihat sebagai langkah kecil, namun memiliki dampak besar bagi masa depan mereka,” jelas Herman.
Dia menambahkan TBIG konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Fokusnya pada pengembangan kualitas sumber daya manusia guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Kepala Sekolah SMK Fatahillah Cileungsi Eko Sukma Wijaya mengatakan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi siswa dan sekolah. “Program ini sangat mendukung dan selaras dengan proses pembelajaran di SMK. Khususnya, dalam memberikan pemahaman langsung mengenai industri infrastruktur telekomunikasi, penerapan teknologi, serta gambaran operasional perusahaan TBIG.”
Dia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, menjadi bekal awal dalam mempersiapkan kompetensi dan karier mereka di dunia industri.
